menu
Cegah Klaster Covid-19, Restoran Wajibkan Pengunjung Isi Buku Tamu

Jakarta, Beritasatu.com - Pemprov DKI Jakarta kembali memperbolehkan restoran dan tempat makan untuk menerima pengunjung makan di tempat (dine-in) di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi pada 12-25 Oktober 2020. Sejumlah restoran di Jakarta mulai kembali menerima pengunjung makan di tempat dengan tetap menerapkan prokotol kesehatan dan mencatat identitas pribadi pengunjung di buku tamu sebelum masuk ke dalam restoran untuk mempermudah contact tracing oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Di Restoran Bebek Kaleyo Cabang Balai Pustaka Jakarta Timur contohnya. Menurut hasil pengamatan di lokasi pada Rabu (14/10/2020) siang, sejumlah pengunjung sudah mulai makan di dalam ruangan indoor restoran ini. "Kita menerapkan prokotol kesehatan khususnya bagi pengunjung yang hendak makan di tempat selain harus 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) mereka juga kita minta mengisi identitas diri di buku tamu yang sudah disiapkan di pintu masuk," ujar Marcom Manager Bebek Kaleyo, Djali Susanto, Rabu (14/10/2020). Identitas yang harus diisikan pengunjung di antaranya tanggal dan jam kedatangan di restoran, nama lengkap, jumlah rombongan, NIK, dan nomor handphone. Ia menyebutkan dalam peraturan PSBB Transisi kali ini pihaknya tetap menerapkan pembatasan jumlah pengunjung yang bisa makan di tempat sebesar 50% dan memberikan jarak aman antar meja makan. "Di 20 outlet kita yang ada di Jakarta kita menerapkan prosedur yang sama terkait prokotol kesehatan dan mengisi buku tamu bagi pengunjung makan di tempat. Jarak antara meja makan kita buat 1,5 meter," ungkap Djali Susanto. Dalam penyajian makanan, pihaknya sudah memastikan para karyawan sudah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker dan face shield dalam mengolah bahan baku makanan hingga siap disajikan ke konsumen.